<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3056467954087481250</id><updated>2011-04-21T11:56:04.754-07:00</updated><title type='text'>†william's†</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://williamsutjiadi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3056467954087481250/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://williamsutjiadi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>†william_hack†</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780683391814307033</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Nw5GWHsJtMI/STIuX4cvksI/AAAAAAAAABA/hxtL5sB5P6c/S220/43.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>5</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3056467954087481250.post-5200538861085549894</id><published>2008-11-27T03:47:00.000-08:00</published><updated>2008-11-27T03:48:28.858-08:00</updated><title type='text'>Penelitian Teknologi Informasi</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Penelitian Teknologi Informasi (TI)&lt;/strong&gt; cukup berbeda dengan penelitian di bidang sosial kemasyarakatan. Umumnya penelitian TI tidak mempunyai metodelogi yang jelas, tidak ada pembuatan kuesioner, tidak ada pengolahan data dan hanya sedikit yang mencakup analisa hasil. Penelitian di bidang TI, sepanjang yang pernah saya amati, bisa mencakup beberapa jenis penelitian termasuk:&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Penelitian Murni TI&lt;/strong&gt;: Penelitian jenis ini merupakan penelitian yang berusaha&lt;br /&gt;memecahkan permasalahan-permasalahan yang muncul terkait bidang TI dengan mencari solusi-solusi yang bersifat fundamental. Umumnya penelitian ini banyak berkecimpung mempelajari teori-teori yang ada untuk dapat mengembangkan teori-teori fundamental terkait lainnya. Beberapa penelitian yang bisa termasuk di dalam cakupan ini antara lain pengembangan: &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Metodologi pengembangan sistem informasi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Metodologi pembuatan &lt;em&gt;data warehouse&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Metode-metode &lt;em&gt;data mining/soft-computing&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Konsep jaringan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Metode searching&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Teori Optimasi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Metode Pemilihan Variabel&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sistem keamanan jaringan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Metode enkripsi dekripsi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bahasa pemrograman&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Metode penyimpan data&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Metode pengolahan citra&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Metode pengenalan pola&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Among others&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Penelitian Terapan TI&lt;/strong&gt;: Penelitian terapan di bidang TI lebih mengacu pada penelitian yang memanfaatkan teori atau metode, yang telah dikembangkan orang lain dalam cakupan penelitian murni TI, di dalam pengembangan penelitian lanjutan. Beberapa penelitian yang bisa dimasukkan di dalam cakupan penelitian ini antara lain pengembangan: &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Sistem kontrol berbasis &lt;em&gt;soft-computing&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hardware yang menerapkan metode penyimpanan data baru&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Metode analisa kedokteran berbasis &lt;em&gt;soft-computing&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penelitian yang membandingkan antara teori/metode &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sistem operasi yang berbasis &lt;em&gt;open source&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sistem database dengan sistem &lt;em&gt;indexing&lt;/em&gt; data baru&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Metode peningkatan efektifitas jaringan berbasis &lt;em&gt;data mining&lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sistem pencarian dengan metode searching baru&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;em&gt;Word processing&lt;/em&gt; dengan metode &lt;em&gt;spell checker&lt;/em&gt; baru&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sistem database dengan metode penyimpan data baru&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Aplikasi pengolahan citra dengan metode pengolahan baru&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Aplikasi pemodelan data yang mengakomodasi metode baru&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Program-program (DLL atau JSP) untuk metode tertentu&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bioinformatics dan Biomedik&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penerapan Metode TI di Bidang Lain (Ekonomi, Sosial dll)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Among others&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Penelitian Pengembangan Sistem&lt;/strong&gt;: Sistem yang dimaksud di sini merefer pada sistem yang dapat dipergunakan langsung oleh pengguna seperti sistem informasi dan sistem jaringan. Penelitian jenis ini umumnya berusaha menerapkan berbagai teori atau metode yang telah dikembangkan baik dalam cakupan penelitian murni maupun penelitian terapan seperti sistem database, bahasa pemrograman, konsep jaringan dan lain-lain. Penelitian yang tercakup umumnya mencakup pengembangan sistem untuk tujuan perorangan/komunitas tertentu seperti pengembangan: &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Sistem informasi keuangan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sistem pakar&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sistem pendukung keputusan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sistem data warehouse&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sistem digital library&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sistem mobile dictionary&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sistem jaringan berbasis &lt;em&gt;open source &lt;/em&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Among others&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Dibandingkan dengan penelitian murni dan terapan bidang TI, penelitian jenis ini sekarang ini kelihatannya masih lebih banyak diminati oleh mahasiswa TI Indonesia dalam proses penyelesaian kegiatan belajar mereka. Penelitian jenis ini juga sudah jelas tata cara pelaksanaannya, karena metodologi pengembangan sistem umumnya sudah pernah diusulkan dalam tahapan penelitian murni. &lt;/p&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;strong&gt;Penelitian Terkait Penggunaan dan Manajemen TI&lt;/strong&gt;: Belakangan ini, dengan berkembangnya penerapan TI di masyarakat, keilmuan tentang efektivitas penggunaan dan keilmuan di bidang manajemen TI juga semakin berkembang. Penelitian terkait dengan keilmuan-keilmuan tersebut juga banyak dilakukan. Walaupun masih dalam ruang lingkup TI, penelitian jenis ini mungkin lebih banyak dikaitkan dengan penelitian bidang sosial kemasyarakatan, karena yang menjadi objek penelitian biasanya adalah &lt;em&gt;user&lt;/em&gt;/pengguna TI, &lt;em&gt;administrator&lt;/em&gt; TI atau &lt;em&gt;provider&lt;/em&gt; TI. Sehingga kemungkinan untuk menerapkan metodologi penelitian seperti halnya penelitian di bidang sosial kemasyarakatan sangat besar.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt;Mungkin ada yang masih memperdebatkan apakah kegiatan pengembangan sistem termasuk sebagai suatu kegiatan penelitian atau tidak. Kalau dilihat dari definisi dari kata penelitian (&lt;em&gt;research&lt;/em&gt;) itu sendiri yaitu:&lt;/p&gt; &lt;blockquote&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Research&lt;/strong&gt; is a human activity based on intellectual investigation and is aimed at discovering, interpreting, and revising human knowledge on different aspects of the world. Research can use the scientific method, but need not do so.(sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/Research)&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;/blockquote&gt; &lt;p&gt;kegiatan penelitian pada hakekatnya mempunyai tujuan untuk &lt;strong&gt;menemukan, menginterpretasikan ataupun merevisi pengetahuan &lt;/strong&gt;yang ada di masyarakat. Sehingga, penelitian yang melibatkan kegiatan pengembangan sistem, karena tidak mencakup unsur menemukan, menginterpretasikan ataupun merevisi pengetahuan masyarakat, memang masih bisa menjadi bahan perdebatan apakah kegiatan tersebut bisa dimasukkan ke dalam kegiatan penelitian bidang TI atau tidak. &lt;/p&gt; Mengikuti perkembangan pendidikan tinggi TI Indonesia dan merefer bahwa, pengembangan sistem masih banyak diminati oleh mahasiswa TI di Indonesia sebagai bahan skripsi, saya sendiri secara pribadi berpendapat bahwa pengembangan sistem yang dilakukan dalam tatanan perkuliahan masih termasuk dalam pengerjaan projek (&lt;em&gt;assignment&lt;/em&gt;) dari suatu perkuliahan, yang mungkin hanya bisa dijadikan tugas akhir (projek akhir) dari mahasiswa dengan level di bawah S1 (D1, D2, dan D3)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3056467954087481250-5200538861085549894?l=williamsutjiadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://williamsutjiadi.blogspot.com/feeds/5200538861085549894/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3056467954087481250&amp;postID=5200538861085549894' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3056467954087481250/posts/default/5200538861085549894'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3056467954087481250/posts/default/5200538861085549894'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://williamsutjiadi.blogspot.com/2008/11/penelitian-teknologi-informasi.html' title='Penelitian Teknologi Informasi'/><author><name>†william_hack†</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780683391814307033</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Nw5GWHsJtMI/STIuX4cvksI/AAAAAAAAABA/hxtL5sB5P6c/S220/43.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3056467954087481250.post-8805154376665819638</id><published>2008-11-26T04:54:00.001-08:00</published><updated>2008-11-26T04:54:45.715-08:00</updated><title type='text'>SMPN1 Denpasar</title><content type='html'>smpn1 denpasar&lt;br /&gt;smpn1 Denpasar merupakan salah satu sekolah"bertaraf" internasional di denpasar. Banyak siswa yang ingin bersekolah di sini. namun penjarigan yagng begitu ketat membuat beberapa siswa harus gigit jari. Hanya dengan kepandaian dan sedikit keberuntungan siswa bisa masuk ke sekolah ini. Terkadangt kekatan "finansial" juga turut berperan dalam hal ini. Kelengkapan fasilitas di sini juga cukup mumpuni. Berbagai macam laboratorium dapat digunakan dengan cukup baik. Kalau masalah kebersihan,memang tak ada gading yang tak retak. Meskipun masih ada beberapa kekurangannya, namun SMPN 1 denpasar masih layak dijadikan "nomonasi" dalam memilih smp di denpasar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3056467954087481250-8805154376665819638?l=williamsutjiadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://williamsutjiadi.blogspot.com/feeds/8805154376665819638/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3056467954087481250&amp;postID=8805154376665819638' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3056467954087481250/posts/default/8805154376665819638'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3056467954087481250/posts/default/8805154376665819638'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://williamsutjiadi.blogspot.com/2008/11/smpn1-denpasar.html' title='SMPN1 Denpasar'/><author><name>†william_hack†</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780683391814307033</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Nw5GWHsJtMI/STIuX4cvksI/AAAAAAAAABA/hxtL5sB5P6c/S220/43.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3056467954087481250.post-5473352624221870466</id><published>2008-11-26T04:52:00.000-08:00</published><updated>2008-11-26T04:53:41.057-08:00</updated><title type='text'>Perkembangan Komputer</title><content type='html'>Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk pengambilan keputusan. Teknologi ini menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data, sistem jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya sesuai dengan kebutuhan, dan teknologi telekomunikasi digunakan agar data dapat disebar dan diakses secara global.&lt;br /&gt;Peran yang dapat diberikan oleh aplikasi teknologi informasi ini adalah mendapatkan informasi untuk kehidupan pribadi seperti informasi tentang kesehatan, hobi, rekreasi, dan rohani. Kemudian untuk profesi seperti sains, teknologi, perdagangan, berita bisnis, dan asosiasi profesi. Sarana kerjasama antara pribadi atau kelompok yang satu dengan pribadi atau kelompok yang lainnya tanpa mengenal batas jarak dan waktu, negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor lainnya yang dapat menghambat bertukar pikiran.&lt;br /&gt;Perkembangan Teknologi Informasi memacu suatu cara baru dalam kehidupan, dari kehidupan dimulai sampai dengan berakhir, kehidupan seperti ini dikenal dengan e-life, artinya kehidupan ini sudah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara elektronik. Dan sekarang ini sedang semarak dengan berbagai huruf yang dimulai dengan awalan e&lt;br /&gt;seperti e-commerce, e-government, e-education, e-library, e-journal, e-medicine, e-laboratory, e-biodiversitiy, dan yang lainnya lagi yang berbasis elektronika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Evolusi Ekonomi Global&lt;br /&gt;Sampai dua ratus tahun yang lalu ekonomi dunia bersifat agraris dimana salah satu ciri utamanya adalah tanah merupakan faktor produksi yang paling dominan. Sesudah terjadi revolusi industri, dengan ditemukannya mesin uap, ekonomi global ber-evolusi ke arah ekonomi industri dengan ciri utamanya adalah modal sebagai faktor produksi yang paling penting. Menjelang peralihan abad sekarang inl, cenderung manusia menduduki tempat sentral dalam proses produksi, karena tahap ekonomi yang sedang kita masuki ini berdasar pada pengetahuan (knowledge based) dan berfokus pada informasi (information focused). Dalam hal ini telekomunikasi dan informatika memegang peranan sebagai teknologi kunci (enabler technology).&lt;br /&gt;Kemajuan teknologi informasi dan telekomunikasi begitu pesat, sehingga memungkinkan diterapkannya cara-cara baru yang lebih efisien untuk produksi, distribusi dan konsumsi barang dan jasa. Proses inilah yang membawa manusia ke dalam Masyarakat atau Ekonomi Informasi. Masyarakat baru ini juga sering disebut sebagai masyarakat pasca industri.&lt;br /&gt;Apapun namanya, dalam era informasi, jarak fisik atau jarak geografis tidak lagi menjadi faktor dalam hubungan antar manusia atau antar lembaga usaha, sehingga jagad ini menjadi suatu dusun semesta atau “Global villageâ€?. Sehingga sering kita dengar istilah “jarak sudah mati” atau “distance is dead” makin lama makin nyata kebenarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peran Teknologi Informasi&lt;br /&gt;Dalam kehidupan kita dimasa mendatang, sektor teknologi informasi dan telekomunikasi merupakan sektor yang paling dominan. Siapa saja yang menguasai teknologi ini, maka dia akan menjadi pemimpin dalam dunianya. Teknologi informasi banyak berperan dalam bidang-bidang antara lain :&lt;br /&gt;Bidang pendidikan(e-education).&lt;br /&gt;Globalisasi telah memicu kecenderungan pergeseran dalam dunia pendidikan dari pendidikan tatap muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka (Mukhopadhyay M., 1995). Sebagai contoh kita melihat di Perancis proyek “Flexible Learningâ€?. Hal ini mengingatkan pada ramalan Ivan Illich awal tahun 70-an tentang “Pendidikan tanpa sekolah (Deschooling Socieiy)” yang secara ekstrimnya guru tidak lagi diperlukan.&lt;br /&gt;Bishop G. (1989) meramalkan bahwa pendidikan masa mendatang akan bersifat luwes (flexible), terbuka, dan dapat diakses oleh siapapun juga yang memerlukan tanpa pandang faktor jenis, usia, maupun pengalaman pendidikan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mason R. (1994) berpendapat bahwa pendidikan mendatang akan lebih ditentukan oleh jaringan informasi yang memungkinkan berinteraksi dan kolaborasi, bukannya gedung sekolah. Namun, teknologi tetap akan memperlebar jurang antara di kaya dan si miskin.&lt;br /&gt;Tony Bates (1995) menyatakan bahwa teknologi dapat meningkatkan kualitas dan jangkauan bila digunakan secara bijak untuk pendidikan dan latihan, dan mempunyai arti yang sangat penting bagi kesejahteraan ekonomi.&lt;br /&gt;Alisjahbana I. (1966) mengemukakan bahwa pendekatan pendidikan dan pelatihan nantinya akan bersifat â€œSaat itu juga (Just on Time)â€?. Teknik pengajaran baru akan bersifat dua arah, kolaboratif, dan inter-disipliner.&lt;br /&gt;Romiszowski &amp;amp; Mason (1996) memprediksi penggunaan â€œComputer-based Multimedia Communication (CMC)â€? yang bersifat sinkron dan asinkron.&lt;br /&gt;Dari ramalan dan pandangan para cendikiawan di atas dapat disimpulkan bahwa dengan masuknya pengaruh globalisasi, pendidikan masa mendatang akan lebih bersifat terbuka dan dua arah, beragam, multidisipliner, serta terkait pada produktivitas kerja â€œsaat itu jugaâ€? dan kompetitif.&lt;br /&gt;Kecenderungan dunia pendidikan di Indonesia di masa mendatang adalah:&lt;br /&gt;- Berkembangnya pendidikan terbuka dengan modus belajar jarak jauh (Distance Learning). Kemudahan untuk menyelenggarakan pendidikan terbuka dan jarak jauh perlu dimasukan sebagai strategi utama.&lt;br /&gt;- Sharing resource bersama antar lembaga pendidikan / latihan dalam sebuah jaringan&lt;br /&gt;- Perpustakaan &amp;amp; instrumen pendidikan lainnya (guru, laboratorium) berubah fungsi menjadi sumber informasi daripada sekedar rak buku.&lt;br /&gt;- Penggunaan perangkat teknologi informasi interaktif, seperti CD-ROM Multimedia, dalam pendidikan secara bertahap menggantikan TV dan Video.&lt;br /&gt;Dengan adanya perkembangan teknologi informasi dalam bidang pendidikan, maka pada saat ini sudah dimungkinkan untuk diadakan belajar jarak jauh dengan menggunakan media internet untuk menghubungkan antara mahasiswa dengan dosennya, melihat nilai mahasiswa secara online, mengecek keuangan, melihat jadwal kuliah, mengirimkan berkas tugas yang diberikan dosen dan sebagainya, semuanya itu sudah dapat dilakukan.&lt;br /&gt;Faktor utama dalam distance learning yang selama ini dianggap masalah adalah tidak adanya interaksi antara dosen dan mahasiswanya. Namun demikian, dengan media internet sangat dimungkinkan untuk melakukan interaksi antara dosen dan siswa baik dalam bentuk real time (waktu nyata) atau tidak. Dalam bentuk real time dapat dilakukan misalnya dalam suatu chatroom, interaksi langsung dengan real audio atau real video, dan online meeting. Yang tidak real time bisa dilakukan dengan mailing list, discussion group, newsgroup, dan buletin board. Dengan cara di atas interaksi dosen dan mahasiswa di kelas mungkin akan tergantikan walaupun tidak 100%. Bentuk-bentuk materi, ujian, kuis dan cara pendidikan lainnya dapat juga diimplementasikan ke dalam web, seperti materi dosen dibuat dalam bentuk presentasi di web dan dapat di download oleh siswa. Demikian pula dengan ujian dan kuis yang dibuat oleh dosen dapat pula dilakukan dengan cara yang sama. Penyelesaian administrasi juga dapat diselesaikan langsung dalam satu proses registrasi saja, apalagi di dukung dengan metode pembayaran online.&lt;br /&gt;Suatu pendidikan jarak jauh berbasis web antara lain harus memiliki unsur sebagai berikut: (1) Pusat kegiatan siswa; sebagai suatu community web based distance learning harus mampu menjadikan sarana ini sebagai tempat kegiatan mahasiswa, dimana mahasiswa dapat menambah kemampuan, membaca materi kuliah, mencari informasi dan sebagainya. (2) Interaksi dalam grup; Para mahasiswa dapat berinteraksi satu sama lain untuk mendiskusikan materi-materi yang diberikan dosen. Dosen dapat hadir dalam group ini untuk memberikan sedikit ulasan tentang materi yang diberikannya. (3) Sistem administrasi mahasiswa; dimana para mahasiswa dapat melihat informasi mengenai status mahasiswa, prestasi mahasiswa dan sebagainya. (4) Pendalaman materi dan ujian; Biasanya dosen sering mengadakan quis singkat dan tugas yang bertujuan untuk pendalaman dari apa yang telah diajarkan serta melakukan test pada akhir masa belajar. Hal ini juga harus dapat diantisipasi oleh web based distance learning (5) Perpustakaan digital; Pada bagian ini, terdapat berbagai informasi kepustakaan, tidak terbatas pada buku tapi juga pada kepustakaan digital seperti suara, gambar dan sebagainya. Bagian ini bersifat sebagai penunjang dan berbentuk database. (6) Materi online diluar materi kuliah; Untuk menunjang perkuliahan, diperlukan juga bahan bacaan dari web lainnya. Karenanya pada bagian ini, dosen dan siswa dapat langsung terlibat untuk memberikan bahan lainnya untuk di publikasikan kepada mahasiswa lainnya melalui web.&lt;br /&gt;Mewujudkan ide dan keinginan di atas dalam suatu bentuk realitas bukanlah suatu pekerjaan yang mudah tapi bila kita lihat ke negara lain yang telah lama mengembangkan web based distance learning, sudah banyak sekali institusi atau lembaga yang memanfaatkan metode ini. Bukan hanya skill yang dimiliki oleh para engineer yang diperlukan tapi juga berbagai kebijaksanaan dalam bidang pendidikan sangat mempengaruhi perkembangannya. Jika dilihat dari kesiapan sarana pendukung misalnya hardware, maka agaknya hal ini tidak perlu diragukan lagi. Hanya satu yang selalu menjadi perhatian utama pengguna internet di Indonesia yaitu masalah bandwidth, tentunya dengan bandwidth yang terbatas ini mengurangi kenyamanan khususnya pada non text based material. Di luar negeri, khususnya di negara maju, pendidikan jarak jauh telah merupakan alternatif pendidikan yang cukup digemari. Metoda pendidikan ini diikuti oleh para mahasiswa, karyawan, eksekutif, bahkan ibu rumah tangga dan orang lanjut usia (pensiunan). Beberapa tahun yang lalu pertukaran materi dilakukan dengan surat menyurat, atau dilengkapi dengan materi audio dan video. Saat ini hampir seluruh program distance learning di Amerika, Australia dan Eropa dapat juga diakses melalui internet. Studi yang dilakukan oleh Amerika, sangat mendukung dikembangkannya e-learning, menyatakan bahwa computer based learning sangat efektif, memungkinkan 30% pendidikan lebih baik, 40% waktu lebih singkat, dan 30% biaya lebih murah. Bank Dunia (World bank) pada tahun 1997 telah mengumumkan program Global Distance Learning Network (GDLN) yang memiliki mitra sebanyak 80 negara di dunia. Melalui GDLN ini maka World Bank dapat memberikan e-learning kepada mahasiswa 5 kali lebih banyak (dari 30 menjadi 150 mahasiswa) dengan biaya 31% lebih murah.&lt;br /&gt;Dalam era global, penawaran beasiswa muncul di internet. Bagi sebagian besar mahasiswa di dunia, uang kuliah untuk memperoleh pendidikan yang terbaik umumnya masih dirasakan mahal. Amat disayangkan apabila ada mahasiswa yang pandai di kelasnya tidak dapat meneruskan sekolah hanya karena tidak mampu membayar uang kuliah. Informasi beasiswa merupakan kunci keberhasilan dapat me no long mahasiswa yang berpotensi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Bidang Pemerintahan (e-government).&lt;br /&gt;E-government mengacu pada penggunaan teknologi informasi oleh pemerintahan, seperti menggunakan intranet dan internet, yang mempunyai kemampuan menghubungkan keperluan penduduk, bisnis, dan kegiatan lainnya. Bisa merupakan suatu proses transaksi bisnis antara publik dengan pemerintah melalui sistem otomasi dan jaringan internet, lebih umum lagi dikenal sebagai world wide web. Pada intinya e-government adalah penggunaan teknologi informasi yang dapat meningkatkan hubungan antara pemerintah dan pihak-pihak lain. penggunaan teknologi informasi ini kemudian menghasilkan hubungan bentuk baru seperti: G2C (Governmet to Citizen), G2B (Government to Business), dan G2G (Government to Government).&lt;br /&gt;Manfaat e-government yang dapat dirasakan antara lain: (1) Pelayanan servis yang lebih baik kepada masyarakat. Informasi dapat disediakan 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu, tanpa harus menunggu dibukanya kantor. Informasi dapat dicari dari kantor, rumah, tanpa harus secara fisik datang ke kantor pemerintahan. (2) Peningkatan hubungan antara pemerintah, pelaku bisnis, dan masyarakat umum. Adanya keterbukaan (transparansi) maka diharapkan hubungan antara berbagai pihak menjadi lebih baik. Keterbukaan ini menghilangkan saling curiga dan kekesalan dari semua pihak. (3) Pemberdayaan masyarakat melalui informasi yang mudah diperoleh. Dengan adanya informasi yang mencukupi, masyarakat akan belajar untuk dapat menentukan pilihannya. Sebagai contoh, data-data tentang sekolah: jumlah kelas, daya tampung murid, passing grade, dan sebagainya, dapat ditampilkan secara online dan digunakan oleh orang tua untuk memilihkan sekolah yang pas untuk anaknya. (4) Pelaksanaan pemerintahan yang lebih efisien. Sebagai contoh, koordinasi pemerintahan dapat dilakukan melalui e-mail atau bahkan video conference. Bagi Indonesia yang luas areanya sangat besar, hal ini sangat membantu. Tanya jawab, koordinasi, diskusi antara pimpinan daerah dapat dilakukan tanpa kesemuanya harus berada pada lokasi fisik yang sama. Tidak lagi semua harus terbang ke Jakarta untuk pertemuan yang hanya berlangsung satu atau dua jam saja.&lt;br /&gt;Tuntutan masyarakat akan pemerintahan yang baik sudah sangat mendesak untuk dilaksanakan oleh aparatur pemerintah. Salah satu solusi yang diperlukan adalah keterpaduan sistem penyelenggaraan pemerintah melalui jaringan sistem informasi on- line antar instansi pemerintah baik pusat dan daerah untuk mengakses seluruh data dan informasi terutama yang berhubungan dengan pelayanan publik. Dalam sektor pemerintah, perubahan lingkungan strategis dan kemajuan teknologi mendorong aparatur pemerintah untuk mengantisipasi paradigma baru dengan upaya peningkatan kinerja birokrasi serta perbaikan pelayanan menuju terwujudnya pemerintah yang baik (good govermance). Hal terpenting yang harus dicermati adalah sektor pemerintah merupakan pendorong serta fasilitator dalam keberhasilan berbagai kegiatan pembangunan, oleh karena itu keberhasilan pembangunan harus didukung oleh kecepatan arus data dan informasi antar instansi agar terjadi keterpaduan sistem antara pemerintah dengan pihak penggunan lainnya. Upaya percepatan penerapan e- Government, masih menemui kendala karena saat ini belum semua daerah menyelenggarakannya. Apalagi masih ada anggapan e-Government hanya membuat web site saja sosialisasinya tidak terlaksana dengan optimal. Namun berdasarkan Inpres, pembangunan sistem informasi pemerintahan terpadu ini akan terealisasi sampai tahun 2005 mendatang. Kendati demikian yang terpenting adalah menghapus opini salah yang menganggap penerapan e-Government ini sebagai sebuah proyek, padahal merupakan sebuah sistem yang akan memadukan subsistem yang tersebar di seluruh daerah dan departemen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bidang Keuangan dan Perbankan&lt;br /&gt;Saat ini telah banyak para pelaku ekonomi, khususnya di kota-kota besar yang tidak lagi menggunakan uang tunai dalam transaksi pembayarannya, tetapi telah memanfaatkan layanan perbankan modern.&lt;br /&gt;Layanan perbankan modern yang hanya ada di kota-kota besar ini dapat dimaklumi karena pertumbuhan ekonomi saat ini yang masih terpusat di kota-kota besar saja, yang menyebabkan perputaran uang juga terpusat di kota-kota besar. Sehingga sektor perbankan pun agak lamban dalam ekspansinya ke daerah-daerah. Hal ini sedikit banyak disebabkan oleh kondisi infrastruktur saat ini selain aspek geografis Indonesia yang unik dan luas.&lt;br /&gt;Untuk menunjang keberhasilan operasional sebuah lembaga keuangan/perbankan seperti bank, sudah pasti diperlukan sistem informasi yang handal yang dapat diakses dengan mudah oleh nasabahnya, yang pada akhirnya akan bergantung pada teknologi informasi online, sebagai contoh, seorang nasabah dapat menarik uang dimanapun dia berada selama masih ada layanan ATM dari bank tersebut, atau seorang nasabah dapat mengecek saldo dan mentransfer uang tersebut ke rekening yang lain hanya dalam hitungan menit saja, semua transaksi dapat dilakukan.&lt;br /&gt;Pengembangan teknologi dan infrastruktur telematika di Indonesia akan sangat membantu pengembangan industri di sektor keuangan ini, seperti perluasan cakupan usaha dengan membuka cabang-cabang di daerah, serta pertukaran informasi antara sesama perusahaan asuransi, broker, industri perbankan, serta lembaga pembiayaan lainnya.&lt;br /&gt;Institusi perbankan dan keuangan telah dipengaruhi dengan kuat oleh pengembangan produk dalam teknologi informasi, bahkan mereka tidak dapat beroperasi lagi tanpa adanya teknologi informasi tersebut. Sektor ini memerlukan pengembangan produk dalam teknologi informasi untuk memberikan jasa-jasa mereka kepada pelanggan mereka.&lt;br /&gt;Program pengembangan sistem informasi di Indonesia&lt;br /&gt;Program pengembanan sistem informasi (program 16.6.01) dimaksudkan untuk mengembangkan sistem informasi yang diperlukan untuk meningkatkan masuknya informasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang terjadi di dunia internasional, memperlancar pertukaran dan penyebaran informasi ilmu pengetahuan dan teknologi, serta meningkatkan sistem perencanaan, pengelolaan, pemantauan kegiatan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.&lt;br /&gt;Besarnya biaya yang dikeluarkan pemerintah untuk melakukan kajian, penelitian, penerapan penguasaan dibidang teknologi informasi selama kurun waktu tahun anggaran 1997/1998 sampai 2001 dapat dilihat pada Tabel dibawah ini.&lt;br /&gt;Tabel di bawah memperlihatkan APBN (rupiah murni) untuk program pengembangan sistem informasi, tahun anggaran 1997/1998 sampai 2001&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabel. APBN untuk pengembangan sistem informasi tahun 1997/1998 sampai 2001&lt;br /&gt;No  Tahun Anggaran  Anggaran (jutaan rupiah)&lt;br /&gt;1  1997/1998  28.235&lt;br /&gt;2  1998/1999  32.622&lt;br /&gt;3  1999/2000  24.538&lt;br /&gt;4  2000  52.236&lt;br /&gt;5  2001  30.956&lt;br /&gt;Penutup&lt;br /&gt;Perkembangan teknologi informasi Indonesia sangat dipengaruhi oleh kemampuan sumber daya manusia dalam memahami komponen teknologi informasi, seperti perangkat keras dan perangkat lunak komputer; sistem jaringan baik berupa LAN ataupun WAN dan sistem telekomunikasi yang akan digunakan untuk mentransfer data. Kebutuhan akan tenaga yang berbasis teknologi informasi masih terus meningkat; hal ini bisa terlihat dengan banyaknya jenis pekerjaan yang memerlukan kemampuan di bidang teknologi informasi di berbagai bidang; juga jumlah SDM berkemampuan di bidang teknologi informasi masih sedikit, jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia.&lt;br /&gt;Diperlukan suatu kerangka teknologi informasi nasional yang akan mewujudkan masyarakat Indonesia siap menghadapi AFTA 2003 yang dapat menyediakan akses universal terhadap informasi kepada masyarakat luas secara adil dan merata, meningkatkan koordinasi dan pendayagunaan informasi secara optimal, meningkatkan efisiensi dan produktivitas, meningkatkan kualitas dan kuantitas sumberdaya manusia, meningkatkan pemanfaatan infrastruktur teknologi informasi, termasuk penerapan peraturan perundang-undangan yang mendukungnya; mendorong pertumbuhan ekonomi dengan pemanfaatan dan pengembangan teknologi informasi.&lt;br /&gt;Akhirnya, era perdagangan bebas Asean benar-benar berlaku yang kita kenal dengan ASEAN Free Trade Area (AFTA) resmi berlaku di tahun 2003 ini. Inilah salah satu kenyataan globalisasi perekonomian dunia yang nyata. Integrasi perekonomian nasional dengan perekonomian regional/global seperti AFTA, APEC, WTO/GATT memang tidak bisa dihindari. Suka atau tidak suka, mau atau tidak mau, kenyataan integrasi perekonomian dunia ini memang harus dihadapi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3056467954087481250-5473352624221870466?l=williamsutjiadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://williamsutjiadi.blogspot.com/feeds/5473352624221870466/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3056467954087481250&amp;postID=5473352624221870466' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3056467954087481250/posts/default/5473352624221870466'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3056467954087481250/posts/default/5473352624221870466'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://williamsutjiadi.blogspot.com/2008/11/perkembangan-komputer.html' title='Perkembangan Komputer'/><author><name>†william_hack†</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780683391814307033</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Nw5GWHsJtMI/STIuX4cvksI/AAAAAAAAABA/hxtL5sB5P6c/S220/43.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3056467954087481250.post-3508444281881809685</id><published>2008-11-24T21:45:00.001-08:00</published><updated>2008-11-24T21:45:59.344-08:00</updated><title type='text'>Komputer dan perangkatnya</title><content type='html'>&lt;div class="SECTION"&gt;&lt;h2 class="SECTION"&gt;&lt;a name="C11-1"&gt;Komponen Sistem Komputer&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-1"&gt;Sebelum memahami apa itu sistem operasi marilah kita     lihat komponen-komponen sistem komputer. Menurut      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;EDPS (Electronic Data Processing     System)&lt;/i&gt;      komponen sistem operasi dapat dibagi menjadi tiga bagian yaitu      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;hardware/peripheral, &lt;/i&gt;     &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;software&lt;/i&gt;     dan      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;brainware/user.&lt;/i&gt;     &lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-1"&gt;    &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;Hardware&lt;/i&gt;      atau      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;peripheral&lt;/i&gt;      adalah penyedia sumber daya untuk komputasi. Hardware merupakan     benda yang konkret, dapat dilihat dan disentuh.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-1"&gt;    &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;Software&lt;/i&gt;      adalah sarana yang memberitahukan      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;hardware&lt;/i&gt; apa yang harus     dikerjakannya. Berbeda dengan      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;hardware,&lt;/i&gt;           &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;software&lt;/i&gt;      adalah sesuatu yang abstrak. Ia hanya dapat dilihat dari apa     yang dilakukannya terhadap      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;hardware.&lt;/i&gt;     &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;Software&lt;/i&gt;      dibagi lagi menjadi dua bagian yaitu sistem operasi dan program     aplikasi. Sistem Operasi adalah      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;software&lt;/i&gt;      yang bertugas mengontrol dan mengkoordinasikan pengunaan      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;hardware&lt;/i&gt;      untuk berbagai Aplikasi untuk bermacam-macam pengguna.     Sementara program aplikasi, adalah      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;Software&lt;/i&gt;      yang menentukan bagaimana sumber daya digunakan untuk     menyelesaikan masalah user.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-1"&gt;Dan yang terakhir,      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;brainware/user&lt;/i&gt;      adalah pengguna komputer. Ia bisa berupa manusia, mesin     lain, atau komputer lain.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="FIGURE"&gt;&lt;a name="C11-1-F1"&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-1-F1"&gt;&lt;b&gt;Gambar 1-1. Abstraksi Komponen Sistem Komputer&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="MEDIAOBJECT"&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-1-F1"&gt;&lt;img src="http://bebas.vlsm.org/v06/Kuliah/SistemOperasi/2003/41/produk/SistemOperasi/img/c11-1-f1-abstraksi_komponen.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="SECTION"&gt;&lt;h2 class="SECTION"&gt;&lt;a name="C11-2"&gt;Definisi Sistem Operasi&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-2"&gt;Pengertian dari sistem operasi dapat dilihat dari     berbagai sudut pandang. Dari sudut pandang      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;user, &lt;/i&gt;     sistem operasi dapat dipandang sebagai alat untuk mempermudah     penggunaan Komputer. Dalam hal ini sistem operasi dirancang     agar mudah digunakan, dengan sedikit memperhatikan performa dan     mengabaikan utilisasi sumber daya. Selain itu dalam lingkungan      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;multi-user,&lt;/i&gt;       sistem operasi juga dapat dipandang sebagai alat untuk     memaksimalkan penggunaan sumber daya komputer. Akan tetapi, di     beberapa komputer, sudut pandang user dapat dikatakan hanya     sedikit atau tidak ada sama sekali. Misalnya      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;embedded computer&lt;/i&gt;      pada peralatan rumah tangga seperti mesin cuci dan sebagainya     mungkin saja memiliki lampu indikator untuk menunjukkan keadaan     sekarang, tetapi sistem operasi ini dirancang untuk bekerja     tanpa campur tangan user.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-2"&gt;Dari sudut pandang sistem, sistem operasi dapat dipandang     sebagai alat yang menempatkan sumber daya secara efisien      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;(Resource Allocator).&lt;/i&gt;      Sistem Operasi adalah manager bagi sumber daya, yang     menangani konflik permintaan sumber daya secara efisien. Sistem     operasi juga mengatur eksekusi aplikasi dan operasi dari alat     I/O. Fungsi ini dikenal juga sebagai      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;Control Program. &lt;/i&gt;      Lebih lagi, Sistem operasi merupakan suatu bagian program     yang berjalan setiap saat yang dikenal dengan istilah      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;kernel.&lt;/i&gt;      &lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-2"&gt;Dari sudut pandang tujuan sistem operasi, sistem operasi     dapat dipandang sebagai alat yang membuat komputer lebih nyaman     digunakan.(      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;convenient&lt;/i&gt;      ) untuk menjalankan aplikasi dan menyelesaikan masalah     pengguna. Tujuan lain sistem operasi adalah membuat penggunaan     sumber daya komputer menjadi efisien.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="SECTION"&gt;&lt;h2 class="SECTION"&gt;&lt;a name="C11-3"&gt;Kelas Komputer&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3"&gt;Menurut Gramacomp Team,     sering terjadi kesalahan dalam membagi jenis-jenis     komputer bahkan di kalangan para pakar sekalipun. Sering     terjadi kelas-kelas komputer tidak dibagi menurut dasar     pembagiannya, hingga artinya menjadi. campur aduk. Misalnya,     masyarakat sering sekali menyebut      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;PC (Personal Computer)&lt;/i&gt;     sama dengan      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;desktop.&lt;/i&gt;       Padahal, hal ini adalah dua hal yang berbeda acuannya. Sebuah          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;desktop&lt;/i&gt;      hampir pasti      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;PC,&lt;/i&gt;      akan tetapi      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;PC&lt;/i&gt;      sangat mungkin bukan      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;desktop,&lt;/i&gt;      tapi bisa saja      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;notebook.&lt;/i&gt;      &lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3"&gt;Kami membagi jenis komputer berdasarkan tiga dasar, yaitu     ukuran, karakteristik, dan jenis data. Pada kenyataanya dapat     saja terjadi sebuah komputer dimasukkan dalam dua atau lebih     kelas yang ada di dasar klasifikasi yang sama. Hal ini     dimungkinkan oleh perkembangan jaman. Misalkan, dahulu semua      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;desktop&lt;/i&gt;      disebut      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;microcomputer,&lt;/i&gt;      tetapi karena perkembangan jaman, istilah      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;microcomputer&lt;/i&gt;      menjadi kurang spesifik (karena munculnya      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;notebook, handheld PC, desknote&lt;/i&gt;      ).&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="SECTION"&gt;&lt;h3 class="SECTION"&gt;&lt;a name="C11-3-1"&gt;Klasifikasi Menurut Ukuran&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-1"&gt;Klasifikasi ini berdasarkan ukuran komputer, yang juga       dapat menunjukkan seberapa besar sumber daya yang mungkin.       Hal yang lebih penting lagi adalah ukuran daya       komputasinya.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="SECTION"&gt;&lt;h4 class="SECTION"&gt;&lt;a name="C11-3-1-1"&gt;Grid Computer/Super Computer&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-1-1"&gt;        &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;Grid Computer/Super Computer&lt;/i&gt;          adalah komputer dengan kemampuan lebih tinggi dari komputer-         komputer lain pada masanya.         Sekarang ini terdiri dari banyak komputer yang dikembangkan         dalam sebuah computer-farm. Komputer jenis ini adalah         pengembangan dari Mainframe dan Desktop. Komputer ini         menggunakan banyak CPU untuk menghasilkan output maksimal.         Kekuatan komputasi yang dimiliki komputer ini sangat         menakjubkan dan juga sangat mahal, karena itu komputer         semacam ini biasanya digunakan untuk penelitian berskala         besar, misalnya pembuatan pesawat terbang, misi luar         angkasa.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-1-1"&gt;        &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;Super Computer&lt;/i&gt;          pertama yang dibuat manusia adalah          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;CDC 6600.&lt;/i&gt;          Yang paling terkenal mungkin adalah          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;Beowulf&lt;/i&gt;          milik          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;NASA&lt;/i&gt;          yang tersusun atas 16          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;PC Pentium 4 Xeon.&lt;/i&gt;                    &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;Super Computer&lt;/i&gt;          tercepat saat ini (2003) adalah sebuah          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;NEC earth-simulator&lt;/i&gt;          milik Jepang.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="FIGURE"&gt;&lt;a name="C11-3-1-1-F1"&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-1-1-F1"&gt;&lt;b&gt;Gambar 1-2. Grid Computer&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="MEDIAOBJECT"&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-1-1-F1"&gt;&lt;img src="http://bebas.vlsm.org/v06/Kuliah/SistemOperasi/2003/41/produk/SistemOperasi/img/c11-3-1-1-f1-grid_computer.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="SECTION"&gt;&lt;h4 class="SECTION"&gt;&lt;a name="C11-3-1-2"&gt;Mainframe Computer&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-1-2"&gt;        &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;Mainframe Computer&lt;/i&gt;          adalah sebuah sistem komputer yang mengumpulkan         device-device yang berfungsi sama atau bermacam -macam yang         disatukan dalam sebuah sistem yang saling berbagi.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="FIGURE"&gt;&lt;a name="C11-3-1-2-F1"&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-1-2-F1"&gt;&lt;b&gt;Gambar 1-3. Mainframe Computer&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="MEDIAOBJECT"&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-1-2-F1"&gt;&lt;img src="http://bebas.vlsm.org/v06/Kuliah/SistemOperasi/2003/41/produk/SistemOperasi/img/c11-3-1-2-f1-mainframe_computer.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-1-2-F1"&gt;Perkembangan sistem operasi dimulai dari sini dimana         dimulai dengan          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;batch system&lt;/i&gt;          dimana          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;job-job&lt;/i&gt;          yang mirip dikumpulkan dan dijalankan secara kelompok         kemudian setelah kelompok yang dijalankan tadi selesai maka         secara otomatis kelompok lain dijalankan.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="FIGURE"&gt;&lt;a name="C11-3-1-2-F2"&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-1-2-F2"&gt;&lt;b&gt;Gambar 1-4. Batch System&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="MEDIAOBJECT"&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-1-2-F2"&gt;&lt;img src="http://bebas.vlsm.org/v06/Kuliah/SistemOperasi/2003/41/produk/SistemOperasi/img/c11-3-1-2-f2-batch_mainframe_computer.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-1-2-F2"&gt;Pada perkembangan berikutnya          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;Multiprogrammed System&lt;/i&gt;          diperkenalkan. Dengan sistem ini          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;job-job&lt;/i&gt;          disimpan di main memory di waktu yang sama dan          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;CPU&lt;/i&gt;          dipergunakan bergantian. Hal ini membutuhkan beberapa         kemampuan tambahan yaitu : Penyediaan          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;I/O routine&lt;/i&gt;          oleh sistem, Pengaturan memori untuk mengalokasikan          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;memory&lt;/i&gt;          pada beberapa          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;Job,&lt;/i&gt;          penjadwalan          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;CPU&lt;/i&gt;          untuk memilih          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;job&lt;/i&gt;          mana yang akan dijalankan, serta pengalokasian          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;hardware&lt;/i&gt;          lain.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="FIGURE"&gt;&lt;a name="C11-3-1-2-F3"&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-1-2-F3"&gt;&lt;b&gt;Gambar 1-5. Multiprogram System&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="MEDIAOBJECT"&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-1-2-F3"&gt;&lt;img src="http://bebas.vlsm.org/v06/Kuliah/SistemOperasi/2003/41/produk/SistemOperasi/img/c11-3-1-2-f3-multiprogram_mainframe_computer.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-1-2-F3"&gt;Lebih jauh lagi, digunakan          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;Time-Sharing System/Multitasking -         Interactive Computing.&lt;/i&gt;          Dengan sistem ini          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;CPU&lt;/i&gt;          digunakan bergantian oleh          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;job-job&lt;/i&gt;          di memori dan di disk.          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;CPU&lt;/i&gt;          dialokasikan hanya pada          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;job&lt;/i&gt;          di memory dan          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;job&lt;/i&gt;          dipindahkan dari dan ke disk. Hal ini membutuhkan         terjadinya komunikasi antara          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;user&lt;/i&gt;          dan sistem operasi, dimana ketika sistem operasi         menyelesaikan satu perintah ia mencari perintah berikutnya         dari user akibatnya          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;online system&lt;/i&gt;          harus ada bagi          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;user&lt;/i&gt;          untuk mengakses data dan kode.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="SECTION"&gt;&lt;h4 class="SECTION"&gt;&lt;a name="C11-3-1-3"&gt;Mini Computer&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-1-3"&gt;Versi lebih kecil dari          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;mainframe&lt;/i&gt;          dengan lebih sedikit perlengkapan, biasanya hanya digunakan         untuk satu tugas spesifik. Dikembangkan dengan sistem modul         sehingga mudah diganti komponen-komponennya. Hal ini         merupakan bentuk dasar dari desktop computer.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="FIGURE"&gt;&lt;a name="C11-3-1-3-F1"&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-1-3-F1"&gt;&lt;b&gt;Gambar 1-6. Mini Computer&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="MEDIAOBJECT"&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-1-3-F1"&gt;&lt;img src="http://bebas.vlsm.org/v06/Kuliah/SistemOperasi/2003/41/produk/SistemOperasi/img/c11-3-1-3-f1-minicomputer_computer.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="SECTION"&gt;&lt;h4 class="SECTION"&gt;&lt;a name="C11-3-1-4"&gt;Workstation&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-1-4"&gt;Suatu model dari          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;mainframe&lt;/i&gt;          di mana sebuah komputer digunakan bersama-sama dalam satu         waktu dengan berpusat pada suatu kerja tertentu. Kadang         sulit dibedakan dari          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;Mini Computer,&lt;/i&gt;          karena ukurannya hampir sama. Komputer ini adalah model         dasar dari jaringan.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="FIGURE"&gt;&lt;a name="C11-3-1-4-F1"&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-1-4-F1"&gt;&lt;b&gt;Gambar 1-7. Workstation&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="MEDIAOBJECT"&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-1-4-F1"&gt;&lt;img src="http://bebas.vlsm.org/v06/Kuliah/SistemOperasi/2003/41/produk/SistemOperasi/img/c11-3-1-4-f1-workstation_computer.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="SECTION"&gt;&lt;h4 class="SECTION"&gt;&lt;a name="C11-3-1-5"&gt;Desktop Computer&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-1-5"&gt;Komputer jenis ini adalah komputer yang ukuran         relatif kecil dan dapat diletakkan di meja. Komputer ini         ditujukan buat kenyamanan dan lebih reponsif bagi pengguna         komputer. Berbagai sistem operasi dapat berjalan dalam         komputer jenis ini.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="FIGURE"&gt;&lt;a name="C11-3-1-5-F1"&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-1-5-F1"&gt;&lt;b&gt;Gambar 1-8. Desktop Computer&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="MEDIAOBJECT"&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-1-5-F1"&gt;&lt;img src="http://bebas.vlsm.org/v06/Kuliah/SistemOperasi/2003/41/produk/SistemOperasi/img/c11-3-1-5-f1-desktop_computer.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="SECTION"&gt;&lt;h4 class="SECTION"&gt;&lt;a name="C11-3-1-6"&gt;Desknote Computer&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-1-6"&gt;Sebuah hybrid antara          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;Desktop&lt;/i&gt;          dan          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;Laptop.&lt;/i&gt;           Menggabungkan kemampuan          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;Desktop (Processor Desktop)&lt;/i&gt;          dan portabilitas          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;Laptop.&lt;/i&gt;          Mudah digunakan dan dipindahkan ke berbagai tempat yang         memiliki catu daya listrik tapi tidak teralu mudah         dipindahkan atau          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;portable&lt;/i&gt;          untuk tempat tanpa catu daya listrik (karena baterainya         cepat habis)&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="FIGURE"&gt;&lt;a name="C11-3-1-6-F1"&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-1-6-F1"&gt;&lt;b&gt;Gambar 1-9. Desknote Computer&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="MEDIAOBJECT"&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-1-6-F1"&gt;&lt;img src="http://bebas.vlsm.org/v06/Kuliah/SistemOperasi/2003/41/produk/SistemOperasi/img/c11-3-1-6-f1-desknote_computer.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="SECTION"&gt;&lt;h4 class="SECTION"&gt;&lt;a name="C11-3-1-7"&gt;Notebook Computer&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-1-7"&gt;Komputer          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;portable&lt;/i&gt;          (mudah dipindahkan) meniru konsep          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;desktop&lt;/i&gt;          tetapi jauh lebih hemat dalam penggunaan daya listrik.         Dapat digunakan di tempat tanpa catu daya listrik (baterai         bertahan cukup lama). Lebih nyaman digunakan untuk bekerja         di perjalanan atau pekerjaan yang menuntut fleksibilitas         tempat. Kadang masih sulit untuk menjalankan berbagai         sistem operasi.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="FIGURE"&gt;&lt;a name="C11-3-1-7-F1"&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-1-7-F1"&gt;&lt;b&gt;Gambar 1-10. Notebook Computer&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="MEDIAOBJECT"&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-1-7-F1"&gt;&lt;img src="http://bebas.vlsm.org/v06/Kuliah/SistemOperasi/2003/41/produk/SistemOperasi/img/c11-3-1-7-f1-notebook_computer.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="SECTION"&gt;&lt;h4 class="SECTION"&gt;&lt;a name="C11-3-1-8"&gt;Handheld System&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-1-8"&gt;Sistem genggam adalah sebutan untuk komputer-komputer         dengan ukuran kecil ( bisa digenggam ) dengan kemampuan         tertentu. Beberapa contoh dari sistem ini adalah          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;Palm Pilots,&lt;/i&gt;                   &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;PDA,&lt;/i&gt;           dan telepon seluler.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-1-8"&gt;Isu yang berkembang tentang sistem genggam adalah         bagaimana merancang          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;software&lt;/i&gt;          dan          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;hardware&lt;/i&gt;          yang sesuai dengan ukurannya yang kecil.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-1-8"&gt;Dari sisi          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;software,&lt;/i&gt;          hambatan yang muncul adalah ukuran memori yang terbatas         dan ukuran monitor yang kecil. Kebanyakan sistem genggam         pada saat ini memiliki memori berukuran 512 KB hingga 8 MB.         Dengan ukuran memori yang begitu kecil jika dibandingkan         dengan PC, sistem operasi dan aplikasi yang diperuntukkan         untuk sistem genggam harus dapat memanfaatkan memori secara         efisien. Selain itu mereka juga harus dirancang agar dapat         ditampilkan secara optimal pada layar yang berukuran         sekitar 5 x 3 inci.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-1-8"&gt;Dari sisi          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;hardware,&lt;/i&gt;          hambatan yang muncul adalah penggunaan sumber tenaga         untuk pemberdayaan sistem. Tantangan yang muncul adalah         menciptakan sumber tenaga ( misalnya baterai ) dengan         ukuran kecil tapi berkapasitas besar atau merancang          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;hardware&lt;/i&gt;          dengan konsumsi sumber tenaga yang sedikit.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-1-8"&gt;Secara umum, keterbatasan yang dimiliki oleh sistem         genggam sesuai dengan kegunaan / layanan yang disediakan.         Sistem genggam biasanya dimanfaatkan untuk hal-hal yang         membutuhkan portabilitas suatu mesin seperti kamera, alat         komunikasi, MP3 Player dan lain lain.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="SECTION"&gt;&lt;h4 class="SECTION"&gt;&lt;a name="C11-3-1-9"&gt;Embedded System&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-1-9"&gt;Mengacu pada sistem komputer yang bertugas         mengendalikan tugas spesifik dari suatu alat seperti mesin         cuci digital, tv digital, radio digital. Terbatas dan         hampir tak memiliki user-interface.Biasanya melakukan         tugasnya secara          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;real-time&lt;/i&gt;          Merupakan sistem paling banyak dipakai dalam         kehidupan.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="SECTION"&gt;&lt;h3 class="SECTION"&gt;&lt;a name="C11-3-2"&gt;Klasifikasi Menurut Karakteristik&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-2"&gt;Klasifikasi ini berdasarkan ukuran sifat khas dari       sebuah komputer. Biasanya berkaitan erat dengan       fungsinya.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="SECTION"&gt;&lt;h4 class="SECTION"&gt;&lt;a name="C11-3-2-1"&gt;Single Processor / Uniprocessor&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-2-1"&gt;Dalam suatu komputer terdapat hanya satu prosesor.         Keuntungan dari sistem ini : Lebih mudah diimplementasikan         karena tidak perlu memperhatikan sinkronisasi antar         prosesor, kemudahan kontrol terhadap prosesor karena sistem         proteksi tidak, teralu rumit, dan cenderung murah (bukan         ekonomis).&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-2-1"&gt;Perlu dicatat yang dimaksud satu buah prosesor ini         adalah satu buah prosesor sebagai          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;CPU/ Central Processing Unit&lt;/i&gt;          . Hal ini ditekankan sebab ada beberapa perangkat yang         memang memiliki prosesor tersendiri di dalam perangkatnya         seperti          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;VGA Card AGP, Optical Mouse,&lt;/i&gt;          dll.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="SECTION"&gt;&lt;h4 class="SECTION"&gt;&lt;a name="C11-3-2-2"&gt;Multiprocessor/Paralel System&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-2-2"&gt;Komputer ini memiliki lebih dari satu processor.         Akibatnya meningkatkan jumlah suatu proses yang dapat         diselesaikan dalam satu unit waktu (pertambahan          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;throughput&lt;/i&gt;          ). Perlu diingat hal ini tidak berarti daya komputasinya         menjadi meningkat sejumlah prosesornya. Yang meningkat         adalah jumlah pekerjaan yang bisa dilakukannya dalam waktu         tertentu.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-2-2"&gt;Uang yang terpakai lebih sedikit karena prosesor         -prosesor terdapat dalam satu komputer dan dapat membagi         peripheral(ekonomis) seperti disk dan catu daya         listrik.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-2-2"&gt;Jika satu processor mengalami suatu gangguan, maka         proses yang terjadi masih dapat berjalan dengan baik karena         tugas prosesor yang terganggu diambil alih oleh prosesor         lain. Hal ini dikenal dengan istilah          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;Graceful Degradation&lt;/i&gt;          . Sistemnya sendiri dikenal bersifat          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;fault tolerant&lt;/i&gt;          atau          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;fail-soft system&lt;/i&gt;          .&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-2-2"&gt;Ada dua jenis          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;multiprocessor system&lt;/i&gt;          yaitu          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;Symmetric MultiProcessing         (SMP)&lt;/i&gt;          dan          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;Asymmetric MultiProcessing         (ASMP).&lt;/i&gt;          Dalam          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;SMP&lt;/i&gt;          setiap prosesor menjalankan salinan identik dari sistem         operasi dan banyak job yang dapat berjalan di suatu waktu         tanpa pengurangan performance. Sementara itu dalam          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;ASMP&lt;/i&gt;          setiap prosesor diberikan suatu tugas yang spesifik. Sebuah         prosesor bertindak sebagai          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;Master processor&lt;/i&gt;          yang bertugas menjadwalkan dan mengalokasikan pekerjaan         pada prosesor lain yang disebut          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;slave processors&lt;/i&gt;          . Umumnya ASMP dipake pada sistem yang besar.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="SECTION"&gt;&lt;h4 class="SECTION"&gt;&lt;a name="C11-3-2-3"&gt;Personal Computer&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-2-3"&gt;Sebuah komputer yang dirancang hanya digunakan oleh         satu orang dalam suatu waktu. Harganya cenderung lebih         murah dan biasanya mampu mengerjakan berbagai macam         tugas.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="SECTION"&gt;&lt;h4 class="SECTION"&gt;&lt;a name="C11-3-2-4"&gt;Distributed System&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-2-4"&gt;Melaksanakan komputasi secara terdistribusi diantara         beberapa prosesor. Hanya saja komputasinya bersifat          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;Loosely coupled system&lt;/i&gt;          yaitu setiap prosesor mempunyai local memory sendiri.         Komunikasi terjadi melalui bus atau jalur telepon.         Keuntungannya hampir sama dengan          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;multiprocessor,&lt;/i&gt;          yaitu adanya pembagian sumber daya dan komputasi lebih         cepat. Namun, pada distributed system juga terdapat         keuntungan lain, yaitu memungkinkan komunikasi antar         komputer.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-2-4"&gt;Terdiri atas dua model yaitu          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;Client-Server Systems&lt;/i&gt;          di mana hampir seluruh proses dilakukan terpusat di          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;server&lt;/i&gt;          berdasarkan permintaan          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;client&lt;/i&gt;          . Model ini masih dibagi dua jenis lagi yaitu          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;compute server system&lt;/i&gt;          di mana server menyediakan sarana komputasi dan          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;file server system&lt;/i&gt;          di mana server menyediakan tempat penyimpanan data.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-2-4"&gt;Model yang lain adalah          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;Peer-to-peer (P2P) System&lt;/i&gt;          beberapa komputer saling bertukar data.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-2-4"&gt;Contoh penerapan          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;Distributed System&lt;/i&gt;          :          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;Small Area Network (SAN)&lt;/i&gt;          .          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;Local Area Network (LAN),&lt;/i&gt;                   &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;Metropolitan Area Network         (MAN),&lt;/i&gt;                   &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;Online Service (OL) /         Outernet,&lt;/i&gt;                   &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;Wide Area Network (WAN) / International         Network (Internet)&lt;/i&gt;          .&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="FIGURE"&gt;&lt;a name="C11-3-2-4-F1"&gt;&lt;/a&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-2-4-F1"&gt;&lt;b&gt;Gambar 1-11. Distributed System&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="MEDIAOBJECT"&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-2-4-F1"&gt;&lt;img src="http://bebas.vlsm.org/v06/Kuliah/SistemOperasi/2003/41/produk/SistemOperasi/img/c11-3-2-4-f1-distributed_system.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="SECTION"&gt;&lt;h4 class="SECTION"&gt;&lt;a name="C11-3-2-5"&gt;Clustered System&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-2-5"&gt;Secara umum, sistem kluster adalah gabungan dari         beberapa sistem individual ( komputer ) yang dikumpulkan         pada suatu lokasi, saling berbagi tempat penyimpanan data (                  &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;storage&lt;/i&gt;          ), dan saling terhubung dalam jaringan lokal (          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;Local Area Network&lt;/i&gt;          ).&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-2-5"&gt;Sistem kluster memiliki persamaan dengan sistem         paralel dalam hal menggabungkan beberapa CPU untuk         meningkatkan kinerja komputasi. Jika salah satu mesin         mengalami masalah dalam menjalankan tugas maka mesin lain         dapat mengambil alih pelaksanaan tugas itu. Dengan         demikian, sistem akan lebih andal dan          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;fault tolerant&lt;/i&gt;          dalam melakukan komputasi.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-2-5"&gt;Dalam hal jaringan, sistem kluster mirip dengan         sistem terdistribusi (          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;distributed system&lt;/i&gt;          ). Bedanya, jika jaringan pada sistem terdistribusi         melingkupi komputer-komputer yang lokasinya tersebar maka         jaringan pada sistem kluster menghubungkan banyak komputer         yang dikumpulkan dalam satu tempat.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-2-5"&gt;Dalam ruang lingkup jaringan lokal, sistem kluster         memiliki beberapa model dalam pelaksanaannya : asimetris         dan simetris. Kedua model ini berbeda dalam hal pengawasan         mesin yang sedang bekerja.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-2-5"&gt;Pengawasan dalam model asimetris menempatkan suatu         mesin yang tidak melakukan kegiatan apapun selain         bersiap-siaga mengawasi mesin yang bekerja. Jika mesin itu         mengalami masalah maka pengawas akan segera mengambil alih         tugasnya. Mesin yang khusus bertindak pengawas ini tidak         diterapkan dalam model simetris. Sebagai gantinya,         mesin-mesin yang melakukan komputasi saling mengawasi         keadaan mereka. Mesin lain akan mengambil alih tugas mesin         yang sedang mengalami masalah.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-2-5"&gt;Jika dilihat dari segi efisiensi penggunaan mesin,         model simetris lebih unggul daripada model asimetris. Hal         ini disebabkan terdapat mesin yang tidak melakukan kegiatan         apapun selain mengawasi mesin lain pada model asimetris.         Mesin yang 'menganggur' ini dimanfaatkan untuk melakukan         komputasi pada model simetris. Inilah yang membuat model         simetris lebih efisien.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-2-5"&gt;Isu yang menarik tentang sistem kluster adalah         bagaimana mengatur mesin-mesin penyusun sistem dalam         berbagi tempat penyimpanan data (          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;storage&lt;/i&gt;          ). Untuk saat ini, biasanya sistem kluster hanya terdiri         dari 2 hingga 4 mesin berhubung kerumitan dalam mengatur         akses mesin-mesin ini ke tempat penyimpanan data.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-2-5"&gt;Isu di atas juga berkembang menjadi bagaimana         menerapkan sistem kluster secara paralel atau dalam         jaringan yang lebih luas (          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;Wide Area Network&lt;/i&gt;          ). Hal penting yang berkaitan dengan penerapan sistem         kluster secara paralel adalah kemampuan mesin-mesin         penyusun sistem untuk mengakses data di          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;storage&lt;/i&gt;          secara serentak. Berbagai          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;software&lt;/i&gt;          khusus dikembangkan untuk mendukung kemampuan itu karena         kebanyakan sistem operasi tidak menyediakan fasilitas yang         memadai. Salah satu contoh          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;software&lt;/i&gt;          -nya adalah          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;Oracle Parallel Server&lt;/i&gt;          yang khusus didesain untuk sistem kluster paralel.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-2-5"&gt;Seiring dengan perkembangan pesat teknologi kluster,         sistim kluster diharapkan tidak lagi terbatas pada         sekumpulan mesin pada satu lokasi yang terhubung dalam         jaringan lokal. Riset dan penelitian sedang dilakukan agar         pada suatu saat sistem kluster dapat melingkupi berbagai         mesin yang tersebar di seluruh belahan dunia.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="SECTION"&gt;&lt;h4 class="SECTION"&gt;&lt;a name="C11-3-2-6"&gt;Real Time Systems/Sistem Waktu Nyata&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-2-6"&gt;Sistem waktu nyata adalah suatu sistem yang         mengharuskan suatu komputasi selesai dalam jangka waktu         tertentu. Jika komputasi ternyata belum selesai maka sistem         dianggap gagal dalam melakukan tugasnya.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-2-6"&gt;Sistem waktu nyata memiliki dua model dalam         pelaksanaannya :          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;hard real time system&lt;/i&gt;          dan          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;soft real time system&lt;/i&gt;          .          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;Hard real time system&lt;/i&gt;          menjamin suatu proses yang paling penting dalam sistem akan         selesai dalam jangka waktu yang valid. Jaminan waktu yang         ketat ini berdampak pada operasi dan perangkat keras (         &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;hardware&lt;/i&gt;          ) yang mendukung sistem. Operasi I/O dalam sistem, seperti         akses data ke          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;storage,&lt;/i&gt;          harus selesai dalam jangka waktu tertentu. Dari segi (          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;hardware&lt;/i&gt;          ), memori jangka pendek (          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;short-term memory&lt;/i&gt;          ) atau          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;read-only memory&lt;/i&gt;          ( ROM ) menggantikan          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;hard-disk&lt;/i&gt;          sebagai tempat penyimpanan data. Kedua jenis memori ini         dapat mempertahankan data mereka tanpa suplai energi.         Ketatnya aturan waktu dan keterbatasan          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;hardware&lt;/i&gt;          dalam sistem ini membuat ia sulit untuk dikombinasikan         dengan sistem lain, seperti sistim multiprosesor dengan         sistem          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;time-sharing&lt;/i&gt;          .&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-2-6"&gt;        &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;Soft real time system&lt;/i&gt;          tidak memberlakukan aturan waktu seketat          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;hard real time system.&lt;/i&gt;          Namun, sistem ini menjamin bahwa suatu proses terpenting         selalu mendapat prioritas tertinggi untuk diselesaikan         diantara proses-proses lainnya. Sama halnya dengan          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;hard real time system&lt;/i&gt;          , berbagai operasi dalam sistem tetap harus ada batas waktu         maksimum.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-2-6"&gt;Aplikasi sistem waktu nyata banyak digunakan dalam         bidang penelitian ilmiah, sistem pencitraan medis, sistem         kontrol industri, dan industri peralatan rumah tangga.         Dalam bidang pencitraan medis, sistem kontrol industri, dan         industri peralatan rumah tangga, model waktu nyata yang         banyak digunakan adalah model          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;hard real time system&lt;/i&gt;          . Sedangkan dalam bidang penelitian ilmiah dan bidang lain         yang sejenis digunakan model          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;soft real time system&lt;/i&gt;          .&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="SECTION"&gt;&lt;h3 class="SECTION"&gt;&lt;a name="C11-3-3"&gt;Klasifikasi Menurut Jenis Data yang Diolah&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-3"&gt;Klasifikasi ini berdasarkan ukuran sifat data yang       menjadi masukan bagi komputer.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="SECTION"&gt;&lt;h4 class="SECTION"&gt;&lt;a name="C11-3-3-1"&gt;Digital Computer&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-3-1"&gt;Komputer yang mengolah data berdasarkan input-input         dari pulsa elektronik dan bersifat abstrak.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="SECTION"&gt;&lt;h4 class="SECTION"&gt;&lt;a name="C11-3-3-2"&gt;Analog Computer&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-3-2"&gt;Menurut Gramacomp Team, komputer ini adalah         komputer yang mengolah data berdasarkan input-input         dari keadaan lingkungan komputer yang nyata seperti suhu,         kelembaban, dll&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="SECTION"&gt;&lt;h4 class="SECTION"&gt;&lt;a name="C11-3-3-3"&gt;Hybrid Computer&lt;/a&gt;&lt;/h4&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-3-3-3"&gt;Gabungan komputer digital dan analog, mengolah data         digital sekaligus data analog.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="SECTION"&gt;&lt;h2 class="SECTION"&gt;&lt;a name="C11-4"&gt;Lingkungan Komputasi&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-4"&gt;Lingkungan komputasi adalah suatu lingkungan di mana     sistem komputer digunakan. Lingkungan komputasi dapat     dikelompokkan menjadi empat jenis : komputasi tradisional,     komputasi berbasis jaringan, dan komputasi      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;embedded,&lt;/i&gt;      serta komputasi      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;grid&lt;/i&gt;      .&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-4"&gt;Pada awalnya komputasi tradisional hanya meliputi     penggunaan komputer meja (      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;desktop&lt;/i&gt;      ) untuk pemakaian pribadi di kantor atau di rumah. Namun,     seiring dengan perkembangan teknologi maka komputasi     tradisional sekarang sudah meliputi penggunaan teknologi     jaringan yang diterapkan mulai dari      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;desktop&lt;/i&gt;      hingga sistem genggam. Perubahan yang begitu drastis ini     membuat batas antara komputasi tradisional dan komputasi     berbasis jaringan sudah tidak jelas lagi.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-4"&gt;Komputasi berbasis jaringan menyediakan fasilitas     pengaksesan data yang luas oleh berbagai perangkat elektronik.     Akses tersedia asalkan perangkat elektronik itu terhubung dalam     jaringan, baik dengan kabel maupun nirkabel.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-4"&gt;Komputasi      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;embedded&lt;/i&gt;      melibatkan komputer      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;embedded&lt;/i&gt;      yang menjalankan tugasnya secara      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;real-time&lt;/i&gt;      . Lingkungan komputasi ini banyak ditemui pada bidang industri,     penelitian ilmiah, dan lain sebagainya.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a name="C11-4"&gt;Komputasi model terbaru ini juga berbasis jaringan dengan          &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;clustered system&lt;/i&gt;      . Digunakan      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;super computer&lt;/i&gt;      untuk melakukan komputasinya. Pada model ini komputasi     dikembangkan melalui      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;pc-farm&lt;/i&gt;      . Perbedaan yang nyata dengan komputasi berbasis jaringan     adalah bahwa komputasi berbasis      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;grid&lt;/i&gt;      dilakukan bersama-sama seperti sebuah      &lt;i class="FOREIGNPHRASE"&gt;multiprocessor&lt;/i&gt;      dan tidak hanya melakukan pertukaran data seperti pada     komputasi berbasis jaringan.&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3056467954087481250-3508444281881809685?l=williamsutjiadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://williamsutjiadi.blogspot.com/feeds/3508444281881809685/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3056467954087481250&amp;postID=3508444281881809685' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3056467954087481250/posts/default/3508444281881809685'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3056467954087481250/posts/default/3508444281881809685'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://williamsutjiadi.blogspot.com/2008/11/komputer-dan-perangkatnya.html' title='Komputer dan perangkatnya'/><author><name>†william_hack†</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780683391814307033</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Nw5GWHsJtMI/STIuX4cvksI/AAAAAAAAABA/hxtL5sB5P6c/S220/43.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3056467954087481250.post-5482143545258908467</id><published>2008-11-24T21:40:00.000-08:00</published><updated>2008-11-24T21:44:59.216-08:00</updated><title type='text'>My Profile</title><content type='html'>Nama                 :William Pratama Sutjiadi&lt;br /&gt;Kelas                  :9B&lt;br /&gt;No.                     : 31&lt;br /&gt;Hobi                   :maen games...&lt;br /&gt;Buku favorit     :harry potter&lt;br /&gt;Film favorit      :harry potter, spiderman,dll&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3056467954087481250-5482143545258908467?l=williamsutjiadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://williamsutjiadi.blogspot.com/feeds/5482143545258908467/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3056467954087481250&amp;postID=5482143545258908467' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3056467954087481250/posts/default/5482143545258908467'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3056467954087481250/posts/default/5482143545258908467'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://williamsutjiadi.blogspot.com/2008/11/my-profile.html' title='My Profile'/><author><name>†william_hack†</name><uri>http://www.blogger.com/profile/04780683391814307033</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Nw5GWHsJtMI/STIuX4cvksI/AAAAAAAAABA/hxtL5sB5P6c/S220/43.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
